Promo

 

 

 

 

Mengapa Gambut ?

Sumber : Harian Bisnis Indonesia, 03 Juni 2010

Pemanfaatan lahan gambut, khususnya untuk perkebunan kelapa sawit, kembali
 dipersoalkan kendati Menteri Pertanian Suswono menegaskan Permentan
No. 14/Permentan/PL.110/2/2009 tentang Pedoman Pemanfaatan Lahan
Gambut untuk Budidaya Kelapa Sawit tidak akan diubah.

 

Di sisi lain, komitmen moratorium alih fungsi lahan gambut bakal menutup konversi lahan yang merupakan hasil dekomposisi konversi lahan yang merupakan hasil dekomposisi bahan organik secara lambat dan jenuh air  per   1 Januari 2011.

Sementara itu, LSM menilai pembukaan lahan gambut untuk pertanian dengan cara mengeringkan, membakar dan ditutup dengan kapur dolomite merupakan penyebab emisi  karbon terbesar dalam aktivitas konversi lahan.


 

      Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup, 2008

 

  •  Luas Lahan Gambut  :
  1. Total Area : 19 juta ha
  2. Potensial untuk Pertanian :  5.5 juta ha
  3. Tertanami Kelapa Sawit : 0.35 juta ha
      Sumber : Kementerian Pertanian, 2009

  •  Kriteria Pedoman Pemanfaatan Gambut untuk budidaya Kelapa Sawit :
  1. Berada pada kawasan budi daya
  2. Ketebalan lapisan gambut kurang dari 3 meter
  3. Lapisan tanah mineral di bawah gambut
  4. Tingkat kematangan gambut adalah gambut matang (saprik) dan gambut setengah matang (hemik)
  5. Tingkat kesuburan tanah dalam kategori eutropik, yaitu tingkat kesuburan gambut dengan kandungan unsure hara makro dan mikro yang cukup.
      Sumber : Permentan No. 14/Permentan/PL.110/2/2009


 

 

 

Produk

Herbisida

Selanjutnya


Fungisida

Selanjutnya

Fungisida


Insektisida

Selanjutnya

Insektisida


Pupuk

Selanjutnya

Pupuk


 Rodentisida

 Selanjutnya